Atur Suasana Hati Kita dengan Musik

Anda tahu lagu yang berjudul kehilangan? Yang ada dalam film My Heart, atau lagu yang berjudul Butiran Debu? Bagaimana perasaan anda ketika anda mendengarkan lagu tersebut? Apakah anda merasa menjadi orang yang galau, merasa kehilangan, atau malah merasa senang dan semangat? Kalau yang ini kayaknya tidak mungkin. Kebanyakan orang ketika didengarkan lagu yang ‘galau’, maka suasana hati orang tersebut akan ikut galau, minimal mereka akan membayangkan kenangan-kenangan masa lalunya yang dibuat mellow oleh dirinya sendiri, sehingga berlanjut pada perasaan yang galau tadi. Begitulah, karena musik memang dapat mempengaruhi suasana hati kita yang akan berlanjut pada semangat-tidaknya gerak kita. Maka dari itu, pada era kepemimpinan Presiden Soeharto beberapa dekade yang lalu, beliau agak keras melarang peredaran lagu-lagu sedih, karena beliau berpendapat bahwa lagu-lagu sedih hanya dapat membuat rakyat Indonesia menjadi lemah yang selanjutnya bisa mengancam pembangunan nasional ~kita tahu bahwa pada era tersebut pembangunan nasional sedang gencar-gencarnya dilakukan~.

Berbeda dengan lagu sedih, lagu semangat akan membuat suasana hati kita menjadi semangat pula. Coba perhatikan lagi ketika kita didengarkan lagu-lagu bernada semangat, maka suasana hati kita-pun akan menjadi semangat dan optimis menjalani hidup.

Unsur nada, melodi, dan lirik akan mempengaruhi kerja otak kita dan pada akhirnya kita menjadi tergerak semangat atau lemas tak berdaya karena musik yang kita dengarkan.

Coba perhatikan ketika kita mendengarkan lagu yang bernada semangat seperti lagu yang berjudul Sang Pemimpi dari Gigi atau lagu yang berjudul Laskar Pelangi dari Nidji, pasti suasana hati kita akan menjadi semangat dalam menjalani hari –walaupun tanpa kekasih, ehh-. Atau coba perhatikan lagi ketika kita yang tanpa sengaja didengarkan lagu-lagu nasional disuatu acara televisi, maka secara tiba-tiba rasa nasionalisme kita akan meningkat dengan tajam -ada semangat yang menyala ketika kita didengarkan lagu-lagu nasional- memang begitulah. Seperti yang kita bahas tadi : bahwa musik akan mempengaruhi suasana hati kita.

Lalu pertanyaannya, kita lebih sering mendengar musik yang semangat atau yang galau?

Maka dari itu, mari kita mulai berlatih mempimpin hati kita sendiri agar tetap terjaga dari virus-virus yang membuat hati kita menjadi tidak bersemangat dengan memilih-milih lagu yang akan didengarkan. Karena betul-betul berbahaya jika kita tidak bisa mempimpin hati kita. Kita menganiaya diri sendiri dengan memasang mainset galau yang diciptakan oleh diri kita sendiri, yang selanjutnya kita menjadi orang yang tidak bersemangat menggapai kesuksesan.

“Ada masalah sedikit-sedikit langsung dibuat puitis, seolah-olah dirinya adalah makhluk yang paling malang di dunia yang pantas mendapat pertolongan dari oranglain.”

Tidak. Kita harus tahan banting menghadapi segala masalah di dunia ini.

Dalam rangka memimpin hati tersebut, kita bisa bisa muali dari memilih lagu-lagu yang semangat untuk lebih banyak disimpan dalam ponsel kita, harapannya adalah kita lebih sering mendengarkan lagu-lagu yang semangat daripada lagu-lagu sedih. Kita bisa menentukan perbandingan antara lagu galau dan lagu semangat seperti 1:7 atau 1:10 terserah, senyaman anda, yang terpenting adalah lagu semangat harus mendominasi ponsel anda. Jika anda adalah orang yang terlanjur galau akut, maka anda bisa memulai dari 1:4 atau 1:5, dan secara berkala perbandingannya lebih ditingkatkan, agar anda terlepas dari jeratan setan-setan galau dan bisa memulai hari dengan lebih baik.

Selamat bersemangat! Selamat bercita-cita!

Referensi Gambar :

https://wallpaperscraft.com/image/guitar_close-up_house_80963_3840x2160.jpg

Advertisements

2 thoughts on “Atur Suasana Hati Kita dengan Musik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s