Suka Liat Video Porno Ngga?

Hayo ngaku aja, suka liat ngga? Minimal pernah liat la, pernah? Dulu ketika saya masih kelas 2 SMA, guru saya pernah bertanya seperti itu didepan kelas, dan hasilnya, hampir semua siswa pernah melihat video prono, ya walaupun hanya sekejap dua kejap, semenit atau dua menit sama saja pernah melihat. Survey KPAI menyebutkan bahwa dari 4.500 remaja di Indonesia, ternyata 97% diantaranya pernah melihat video porno. Atau coba saja kita buktikan di lingkungan terdekat : tanyakan kepada teman-temanmu apakah pernah melihat video porno, kebanyakan mereka pasti pernah melihat.

Hati-hati lho ya

Ini bukan berarti kalian harus bersembunyi ketika mau melihat video prono lho, tetapiiii berhati-hati bahwa kalian jangan terlalu sering melihat video ekstrim ini. Why? Pertama; ini adalah pebuatan dosa, apa mau mata kalian di tusuk dengan benda tajam dan panas di neraka besok? Dan setiap mata kalian telah bocor, mata kalian sembuh kembali dan ditusuk kembali, itu berlangsung sampai bertahun tahun. Yahhhh, ngerasain itu 2x aja sakit, apalagi bertahun-tahun. Semoga kita dijauhkan dari siksa neraka ya kawan. Kedua; orangtua akan kecewa melihat kalian seperti ini. Pastinya sedih lah, orangtua yang merawat kalian sejak kecil dengan penuh kasih sayang dan harapan tetapi akhirnya menjadi orang yang mempunyai ketergantungan dengan video porno, setiap bulan atau setiap minggu harus melihat video ini. Kecewa, orangtua pasti kecewa. Kalau kamu tidak bisa membayangkan betapa kecewanya mereka, coba saja kamu bayangkan kamu telah menajdi orangtua, dan anak kalian seperti kamu : ketagihan video prono. Pasti kecewa. Mari kita berusaha untuk menjadi anak yang berbakti kepada orangtua. Ketiga; semua ada masanya. Ketika kalian sudah dalam masa dewasa (sudah menikah) ya pastinya kalian boleh ko melakukan apa yang kamu lihat -tentunya dengan pasangan yang halal dengan kamu- paham? Jadi kalian jangan menarik masa yang belum saatnya dirasakan. Apa kamu mau memetik buah yang belum matang? Memaksa janin lahir di waktu yang memang belum waktunya? Jangan lakukan itu, ada masanya. Disinilah kesabaran dibutuhkan. Alasan keempat adalah; sebuah senter. Ini adalah pesan guru SMP saya yang sangat mengena bagi saya, beliau mengatakan didepan kelas : “ibarat sebuah senter, apabila kamu menggunakan senter ini di siang hari maka ia akan kehabisan daya pada saat malam hari yang memang senter ini dibutuhkan, kalau kamu memuaskan gairah itu sekarang, maka ya gairah itu akan meredup besok ketika kamu telah menikah suatu saat nanti. Apa kamu mau kamu mengalami kebosanan hubungan disaat yang memang dibutuhkan? Maka tahanlah, dahulu saya juga merasakan itu”

Tuh, tahan tuh, ya itu juga sebagai pengingat bagi saya. Makannya ayo ditahan, apa mau gairah itu telah meredup ketika memang dibutuhkan? Tidak ada lagi surprize karena kalian sudah telalu sering melihatnya sekarang?

Alasan terakhir; dia ini mendekatkan kamu kepada kejahatan lainnya. Ya tahu sendiri lah kejahatan apa, seperti pemerkosaan, seks bebas dan kejahatan-kejahatan lainnya. Hati-hati, karena ketika kamu telah telakukan ini kamu akan puas sebentar tapi malu seumur hidup. Emmm, ingat ngga artis Indonesia yang terkenal itu, yang katanya ganteng, suaranya bagus, yang dahulu pernah terjerat kasus video asusilanya, ingat ya? Nah, dia ini hanya puas sebentar, ya paling satu hari dua hari merasa puas, tapi setelah itu dia sudah tidak puas lagi. Namun sampai sekarang dia telah malu seumur hidup, lha bagaimana tidak, seluruh orang Indonesia tahu dan akan terus mengingat kasus ini. Iya kan? Sampai tahun ini pun masyarakat Indonesia masih mengingat kasus itu, yahhh, jangankan sekarang, sampai besok kalian telah menjadi bapak-bapakpun kalian akan tetap mengingat kasus ini, iya ngga? ahh betapa malunya dia. Lalu apa dia masih merasa puas dengan adegan yang dia lakukan ketika itu? Tidak. Jangan sampai kita seperti itu ya. Semoga kita dijauhkan dari hal-hal itu. Amin

Berusaha Menjauh

Ada berbagai cara yang bisa dikatakan manjur untuk menjauhi kebiasaan ini, yang pertama adalah kuatkan iman dan sadari efek buruknya, lalu isilah kegiatan kita dengan kegitan-kegiatan yang bermutu, jangan kita terlalu banyak waktu untuk menganggur karena dari menganggur inilah bisikan-bisikan itu akan hadir kembali, jika hasrat itu hadir cobalaah kita keluar rumah untuk bersilaturahmi dengan teman-teman dekat kita. Intinya jangan sampai kita sendirian. Itu saja tips dari saya karena saya yakin bahwa kalian mempunyai cara-cara tersendiri untuk menanggulanginya.

 

Ayo jauhi pornorafi!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s