Tips Agar Ramadhanmu Menjadi Istimewa di Tahun Ini

Horeee, ramadhan sebentar lagi datang. Siapa yang rindu ramadhan? Semoga kalian termasuk orang yang rindu ramadhan ya, karena orang yang rindu ramadhan akan diharamkan jasadnya masuk neraka lho. Nah, makannya, daripada merindukan mantan, lebih baik merindukan ramadhan. Kan? Hehehe

Lalu, bagaimana persiapan ramadhanmu? Apakah sudah 90% siap?

Oke, ijinkan saya untuk kali ini mengulas tentang ramadhan. Tinggal sebentar lagi. Sayang lo kalau kita tidak melakukan persiapan, baik dari segi ekonomi, kesehatan atau segi ilmu.

Saya ingin fokus mengulas tentang bagaimana caranya membuat ramadhan tahun ini menjadi istimewa. Karena betul betul disayangkan jika kita melewatkannya tanpa makna. Saya mempunyai beberapa tips yang semoga bermanfaat bagi kalian yang ingin menjadikan ramadhan tahun ini menjadi ramadhan yang istimewa :

Buat waktu hitung mundur ramadhan

Yaa, biar semakin bermakna saja, kalian bisa memasang waktu hitung mundur di HP atau di kalender konvensionalmu. Ini bisa membuatmu lebih siap dan selalu ingat ramadhan tinggal beberapa hari lagi.

Screenshot_2017-05-21-12-58-47

Persiapkan fisikmu dengan latihan puasa guys

Berpuasa merupakan aktifitas fisik dan rohani, maka selain mempersiapkan ilmu, kita juga harus mempersipakan fisik kita, maka segeralah berlatih untuk puasa, nggak harus hari senin atau kamis kok, kapan saja, sehingga sebelum kita benar-benar untuk puasa selama 30 hari penuh, kita sudah sedikit terbiasa untuk berpuasa.

Sebelum masuk bulan ramadhan, bolehlah kita memutar lagu lagu khas ramadhan

Ramadhan akan semakin terasa dekat dan bermakna jika kita juga mendengarkan lagu-lagu khas ramadhan. Apa saja lagu-lagu khas ramadhan? Bisa lagu-lagu dari Opick seperti : ramadhan tiba, tombo ati dan lagu-lagu yang lain. Segera download, dan putar aja bolak balik sebelum ramadhan, pasti kalian akan merasakan suasana ramadhannya.

Mumpung masih awal ramadhan, bagi kalian yang anak rantau, mending pulang dulu deh ketemu sama bapak dan ibu

Apa si yang istimewa dari ramadhan? Jawabannya pasti suasana ramadhannya, kan? Ketika pagi banyak anak-anak yang bermain petasan, ketika sore banyak orang-orang berkumpul untuk menunggu waktu berbuka dengan berkumpul di majelis ilmu atau sekedar berkumpul di alun-alun kota, kan? Maka pulang merupakan salah satu hal yang baik untuk dilakukan agar ramadhanmu bisa lebih bermakna. Sehingga ketika kalian telah pulang ke tanah rantau lagi, kalian sudah memiliki image yang positif tentang ramadhan.

Eh, jangan coba coba untuk diem diem batalin puasa ya!

Waduh, kaya anak kecil aja puasa nggak genap 30 hari. Full dong, mentang mentang jauh dari orangtua kita seenaknya aja batalin puasa. Kalau puasa kita nggak full, kita akan kehilangan makna dari ramadhan itu sendiri lho. Betul. Saya pernah mendapat cerita dari teman saya, yang kebetulan dia itu ketika waktu nakal dulu ya pernah sekali dua kali untuk sengaja berbuka puasa di waktu dhuhur, dan betul, dia mengakui bahwa ketika lebaran, dia tidak mendapatkan kesan dari lebaran itu, ya sebabnya karena pernah sekali dua kali sengaja berbuka puasa di waktu yang tidak tepat. Hihi. Jangan sampai kita begitu ya. Tuh pelakunya aja ngaku ngga enak kalo ngga full.

Jangan di kos mulu, diluar banyak orang-orang yang lagi ngabuburit, buruan ikut! biar waktu berbukamu juga bermakna

Jangan mentang mentang karena kalian banyak tugas, kalian dikos mulu, ngga keluar kos. Kalau begitu mana bisa ramadhanmu bermakna, keluar kos dong. Datengin tuh majelis ilmu, atau sekali-kali bolehlah kita nongkrong di taman-taman kota, atau dimana, yang disitu merupakan tempat yang menyenangkan untuk menunggu waktu berbuka. Eh, tapi jangan sama pacarnya ya, nanti pahalamu berkurang lho. Hihi.

Biar lebih bermakna, kamu harus bisa menantang diri untuk membuat target ramadhan tahun ini

Hidup ini akan lebih dinamis jika kita menentukan target, nah, biar lebih bermakna, di ramadhan tahun ini cobalah kita untuk menentukan target-target yang spesial. Misalnya : bersedekah 30.000 setiap hari jumat selama ramadhan, khattam 30 jus dalam 30 hari. Wah bagus tuh, atau target seperti ikut pengajian rutin selama 15 hari, boleh juga, atau dibuat target untuk tour ke beberapa masjid di kotamu, misalnya kalau di semarang kita boleh aja untuk memberi target tarawih di MAJT 2x, di Masjid Baiturahman Simpang Lima 4x atau di masjid masjid yang lain. Dengan menentukkan target, insyaallah deh kalian akan lebih asik di bulan ramadhan tahun ini.

Jaga tuh tradisi ramadhan

Seperti yang telah saya ulas diatas, yang membuat istimewa ramadhan itu apa si? Suasananya kan? Betul? Maka agar ramadhan tahun ini juga istimewa-nggak flat, maka kita perlu menjaga tradisi ramadhan kita. Misalnya, di ramadhan tahun lalu kalian setiap shubuh selalu ikut pengajian di masjid dulu, lalu membaca quran hinga terbit fajar, baru pulang. Nah, ramadhan kali ini minimal juga seperti itu, jangan karena kita sudah tidak di kampung, ibadah-ibadah khas ramadhan kita berguguran semua. Karena itulah  yang membuat ramadhan istimewa.

Puasa ada aturannya, maka semakin gede badanmu, seharusnya semakin ngerti juga aturan puasa. Harusnya.

Yang terakhir, agar ramadhan lebih bermakna, kita juga harus mengkaji ilmu-ilmu tentang puasa, baik dengan cara kalian datang di majelis ilmu, atau membaca buku sendiri. Tapi mungkin akan lebih baik jika kalian datang langusng ke majelis ilmu, karena jika ada sesuatu yang mengganjal, kalian bisa langsung bertanya kepada pak ustadz setelah sesi ceramah berakhir. Pasti banyak kok masjid-masjid yang mengadakan kajian khusus di bulan ramadhan. Selain meningkatkan kualitas iman, kita juga mendapat takjil gratis, eh maksud saya mendapat berkah dari majels itu masksud saya, hihi.

Demikian beberapa tips dari saya, semoga bermanfaat bagi kalian dan bermanfaat bagi diri saya sendiri. Pada dasarnya kita akan merasakan kesan dari ramadhan jika kita berusaha membangkitkan suasananya dalam diri kita sendiri, minimal diri kita sendiri. Sayang lho, kalau ramadhan telah berakhir tapi kita tidak mendapatkan suasana ramadhan itu sendiri, hati hampa terhadap ramadhan. Semoga kita tidak menjadi orang yang seperti itu, amin, selamat menyambut ramadhan.

Marhaban ya ramadhan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s